Total Tayangan Halaman

Jumat, 18 Desember 2020

Konfigurasi Mesin 4Tak Dan 2Tak

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang

Era globalisasi sekarang ini, kita akan banyak menjumpai model alat transportasi, baik roda dua, tiga, empat, bahkan yang tidak beroda sekalipun. Jika kita mengenal lebih jauh tentang alat transportasi tersebut, maka pasti tidak luput dengan andil dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan yang telah banyak diperoleh dari zaman ke zaman mendasari penciptaan hasil karya inovasi teknologi yang beranekaragam saat ini.

Perkembangan yang begitu pesat terjadi di negara-negara maju di dunia, sehingga banyak tercipta berbagai inovasi dari rekayasa teknologi, salah satunya dalam bidang mesin transportasi. Transportasi sekarang telah berevolusi dan semakin berkembang dari pada periode waktu yang relatif singkat. Dahulu alat transportasi cenderung bersifat praktis, mekanisme mudah dan masih menggunakan tenaga mekanis secara manual. Akan tetapi dengan perkembangan ilmu dan teknologi tersebut, pada saat ini telah banyak kendaraan yang praktis, cepat, menggunakan mekanisme yang kompleks dan memanfaatkan tenaga mekanis yang berasal dari luar, misalnya bahan bakar atau listrik. Inovasi teknologi di bidang transportasi ini semakin baik dan tidak ada hentinya selama manusia dapat berfikir kreatif.

Kendaraan roda dua seakan-akan bukan merupakan barang mewah lagi. Masyarakat telah banyak memanfaatkan alat transportasi tersebut dalam kegiatan kesehariannya. Akan tetapi di balik kemudahan pengaplikasian kita sehari-hari, di dalam sistim transportasi kendaraan roda dua tersebut, apabila kita mencermati lebih dalam maka sebenarnya terdapat dua jenis mekanisme gerak mesin yang berbeda. Kedua jenis mekanisme mesin tersebut yaitu mekanisme mesin 2-tak (double stroke) dan 4-tak (four stroke). Perbedaan utama dari kedua jenis mekanisme mesin itu terletak pada langkah gerak piston. Untuk itu, pengkajian lebih lanjut antara mesin 2-tak dan 4-tak akan menjadi topik yang menarik bagi seluruh insan yang mencintai dunia otomotif, terlebih masyarakat awam pada umumnya.

Campuran bahan bakar dan udaran didalam karburator dialirkan ke ruang bakar melalui saluran hisap didalam ruang bakar campuran bahan bakar dan udara dibakar oleh api yang dipercikan dari busi ketika piston bergerak ke atas campuran bahan bakar dan udara dikompresi sehingga mudah terbakar.

Sehingga mengakibatkan suhu dan tekanan pada silinder meningkat. Poros engkol meneruskan tenaga yang dihasilkan menjadi tenaga gerak putar atau torsi untuk memutar mesin. Gas hasil pembakaran yang tidak diperlukan harus dibuang dan bahan bakar baru masuk keruang bakar hal ini diatur oleh ke katup-katup dan lubang-lubang saluran.

Agar mesin tetap hidup langkah kerja yang dibutuhkan untuk pembakaran harus dilakukan secara berulang dan terus menerus pertama, campuran bahan bakar dan udara dimasukkan ke silinder dan dikompresikan selanjutnya hasil pembakaran menghasilkan daya/tenaga dorong gas hasil pembakaran ke luar dari ruang pembakaran ke empat langkah pemasukan, kompresi, usah dan pembuangan ini berulang-ulang pada satu dari ke empat langkah tersebut adalah siklus.


 

BAB II

RUMUSAN MASALAH

A.      Mesin 2 Tak

Konstruksi Dasar Mesin 2 Langkah

Description: IMG_256

Keuntungan Mesin 2 Langkah

Mesin 2 langkah hanya memerlukan 1 kali putaran poros engkol untuk menyelesaikan 1 siklus didalam cylinder usaha ( langkah tenaga ) dihasilkan setiap putaran poros engkol.

·         Piston bergerak ke atas dan ke bawah sehingga membuka dan menutup lubang pemasukan pembuangan dan transfder yang berada pada cylinder

·         Gerakan piston ini sebagai klep dan tipe ini disebut mesin piston valve

·         Untuk menyelesaikan 1 siklus diperlukan 1 kali putaran poros engkol ( 2 kali gerakan piston )

·         Campuran udara dan bahan bakar dikompresikan 2 kali setiap putaran kompresi pertama ( kompresi pendahuluan didalam ruang engkol ) campuran ditarik didalam ruang engkol dikompresikan selanjutnya masuk keruang bakar

·         Kompresi kedua ( kompresi didalam cylinder dan ruang pembakaran )

·         Campuran yang dikompresikan mudah dinyalakan dan terbakar sehingga menghasilkan tekanan yang tinggi.

 

Siklus Kerja Engine 2 tak /2 Langkah

Description: IMG_256

Langkah pemasukan dan kompresi kedua

Bergeraknya piston ke atas menyebabkan campuran bahan bakar dan udara pada silinder ( ruang bakar ) terkompresi. Lubang pemasukan di bagian bawah silinder terbuka dan campuran udara dan bahan bakar masuk ke ruang engkol yang mempunyai tekanan yang lebih rendah.

Usaha ( langkah usaha ) dan kompresi pertama

Ketika piston mencapai titik mati atas dimana terjadi pembakaran pada ruang bakar pada titik ini hanya lubang pemasukan yang terbuka sehingga campuran udara dan bahan bakar masuk ke ruang engkol.

Langkah pembuangan dan kompresi pertama

Didalam ruang bakar tekanan gas bertambah sehingga mendorong piston menutup lubang pemasukan campuran udara dan bahan bakar di ruang engkol terkompresi ( kompresi primer ) dan ketika piston bergerak ke bawah ( TMB ) Lubang pembuangan terbuka dan gas sisa pembakaran yang bertekanan tinggi dibuang melalui lubang pembuangan dan tidak semua sisa pembakaran dibuang ada sisa yang tertinggal dibagian atas piston.

Langkah pembuangan dan langkah pembilasan

Ketika piston bergerak ke TMB campuran udara dan bahan bakar yang bertekanan tinggi pada ruang engkol mengalir ke ruang kompresi menuju ke lubang pembilasan dan menekan gas sisa pembakaran. pada saat yang sama ruang pembakaran dimasuki oleh campuran udara dan bahan bakar baru.

Pada saat piston sampai di TMB dan bergerak ke atas lubang pembilasan tertutup sehingga terjadi pembilasan yang sempurna. Pada saat piston mulai bergerak kaatas dari titik mati bawah lubang pembuangan tertutup dan mulai langkah kompresi pada ruang pembakaran didalam ruang engkol naiknya piston menyebabkan tekanan berkurang sehingga ruangan tersebut menjadi vacum dan terjadi langkah pemasukan maka lengkap satu siklus.

B.       Mesin 4 Tak

Description: IMG_256

–  

Mesin 4 tak memerlukan 2 putaran poros engkol ( 4 gerakan piston ) untuk menyelesaikan 1 siklus didalam cylinder usaha ( langkah tenaga ) terjadi setiap 2 kali putaran poros engkol

·         Silinder mempunyai 2 klep pemasukan dan pengeluaran kedua klep ini bekerja menurut gerakan piston naik dan turun silinder tidak mempunyai lubang.

·         Oleh karena itu semua peristiwa ini diselesaikan diruang pembakaran yang berada diatas silinder

·         Untuk membuka dan menutup klep ada mekanis kontrol diatas kepala silinder yang digerakkan oleh poros engkol.

Cara Kerja Mesin 4 Tak/4 Langkah

Description: IMG_257

Langkah pemasukan ( intake )

Sewaktu piston bergerak ke titik mati bawah ( TMB ) diruang pembakaran menjadi vakum dan klep pemasukan terbuka sehingga campuran gas dari karburator masuk ke dalam silinder ( ruang bakar ) untuk meningkatkan efisiensi pemasukan campuran bahan bakar dan udara katup pemasukan terbuka sesaat sebelum titik mati atas ( TMA ) dan menutup setelah titik mati bawah ( TMB ).

Langkah kompresi

Sewaktu piston bergerak keatas ( ke TMA ) kedua klep tertutup campuran bahan bakar diruang bakar dikompresikan.

Langkah usaha

Sebelum akhir langkah kompresi busi memercikan bunga api dan membakar campuran bahan bakar dan udara yang dikompresikan campuran terbakar sangat cepat dan tekanan pembakaran mendorong piston kebawah selanjutnya memutar poros engkol melalui batang piston.

Langkah pembuangan

Sebelum piston mencapai titik mati bawah ( TMB ) Klep pembuangan terbuka dan gas sisa pembakaran mengalir keluar sewaktu piston mulai naik dari TMB mendorong gas pembakaran yang masih tertinggal setelah piston melewati TMA klep pengeluaran tertutup dan campuran mulai mengalir kedalam silinder.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar