Total Tayangan Halaman
Rabu, 10 Januari 2024
laporan magang industri sistem rem sepeda motor
LAPORAN KERJA MAGANG INDUSTRI
PERAWATAN SISTEM TRANSMISI OTOMATIS (CVT) PADA SEPEDA MOTOR MATIC DIBENGKEL 72 MOTOR
YOGYAKARTA
Oleh:
HASTAWANNOER RAVTA (2017006120)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK MESIN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
2024
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan YME atas segala karunia dan berkat-Nya yang sangat indah, sehingga dapat menyelesaikan Laporan Hasil Magang Industri di Bengkel 72 Motor dengan baik. Penulis menyusun laporan ini guna memenuhi persyaratan kurikulum yang ada di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Selama kegiatan Magang Industri di masa pandemi ini, kami mendapatkan bantuan dan bimbingan dari beberapa pihak. Pada kesempatan kali ini kami ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada yang terhormat:
1. Prof. H. Pardimin, M.Pd., P.hD., Selaku Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang telah memberikan kesempatan dalam memperoleh Pendidikan di UST.
2. Ir. Drs. Suparmin, M. T., Selaku Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dan selaku Dosen Pembimbing magang yang telah mengkoordinir pelaksanaan Magang Industri.
3. Nanda selaku kepala bengkel 72 Motor
4. Mekanik yang sudah banyak membantu hingga magang selesai.
5. Kedua orang tua terutama ibu yang selalu memberikan do’a restu dan dukungan.
6. Teman-teman mahasiswa PVTM seangkatan yang memotivasi.
Penulis mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu selama melaksanakan Magang Industri. Harapan besar dengan laporan ini bisa berguna, bermanfaat dan memberi wawasan bagi pembaca semua. Terima kasih.
Yogyakarta, 5 Januari 2024
Hastawannoer Ravta
NIM : 2017006120
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN 2
KATA PENGANTAR 3
DAFTAR ISI 4
BAB I 5
PENDAHULUAN 5
A. Latar Belakang Masalah. 5
B. Tujuan Magang Industri 6
C. Manfaat Magang Industri 6
BAB II 8
Manajemen Industri 8
A. Sejarah Singkat Perusahaan 8
B. Lokasi Perusahaan 8
C. Lay Out Bengkel 9
D. Ruang Lingkup Manajemen 9
BAB III 12
KEGIATAN KETEKNIKAN 12
A. Waktu Pelaksanaan Magang Industri 12
B. Kegiatan Harian Magang Industri 12
BAB IV 15
KESIMPULAN DAN SARAN 15
A. Kesimpulan 15
B. Saran 15
DAFTAR PUSTAKA 17
LAMPIRAN 18
Lampiran 1 17
Lampiran 2 18
Lampiran 3 19
Lampiran 4 21
Lampiran 5 22
Lampiran 6 23
Lampiran 7 25
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah.
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta merupakan perguruan tinggi swasta yang mencetak berbagai bidang keahlian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) merupakan salah satu fakultas yang berada di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang mencetak para pendidik berbagai bidang studi. Program studi pendidikan vokasional teknik mesin merupakan salah satu jurusan yang mencetak para pendidik dengan konsentrasi mesin produktif dan mesin otomotif.
Untuk pengembangan wawasan serta penerapan ilmu pengetahuan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (PVTM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) diwajibkan untuk melaksanakan tugas Magang Industri dengan nilai 5 (lima) satuan kredit semester (SKS) sesuai dengan progam studi yang ditekuni. Magang industri dilaksanakan mahasiswa pada semester 6 ke 7 dengan alokasi minimal 256 jam aktif dimana Magang Industri merupakan syarat untuk memenuhi kelengkapan gelar sarjana.
Persyaratan bagi mahasiswa yang akan menempuh magang industri adalah telah menempuh mata kuliah keteknikan minimal 75 sks, mencantumkan mata kuliah magang industri pada Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester dan tahun akademik yang berlaku, dan membayar biaya magang industri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh industri sebagai tempat dilaksanakannya magang industri adalah harus memiliki manajemen dan struktur organisasi yang memadai, bidang usaha sesuai dengan konsentrasi keahlian mahasiswa,. Dalam pelaksanaan Magang industri ini, penulis melaksanakan magang industri di Bengkel 72 Motor dan Bengkel yang Beralamat di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 72 RT.01/RW. 17, Kentingan, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57126. Bengkel ini di pilih sebagai tempat Magang Industri karena bengkel ini berbentuk bergerak dalam bidang perawatan dan perbaikan motor.
Setelah penulis melaksanakan kegiatan Magang Industri yaitu mulai dari tanggal 25 Juni sampai 25 juli 2023 di bengkel “72 Motor”, banyak kompetensi yang dipelajari di bengkel tersebut. Kompetensi/ kemampuan yang dipelajari diantaranya ada tune up, service sistem rem, service sistem kopling, kelistrikan bodi serta masih banyak lagi kompetensi lain. Kompetensi tersebut diperoleh karena banyaknya gejala dan penyebab kerusakan yang sering dijumpai ketika pelaksanaan magang industri di bengkel.
B. Tujuan Magang Industri
Program studi pendidikan vokasional teknik mesin memiliki kebijakan yaitu mewajibkan mahasiswanya untuk melaksanakan magang industri, dengan maksud dan tujuan :
1. Agar mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi di Dunia Usaha dan Dunia Industri DU/DI sesuai denan keahlian bidangnya.
2. Agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk menarapkan dan memperluas keilmuan di bidang teknik mesin sebagai bekal menjadi guru SMK. Agar mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang pengelolaan usaha sesuai dengan bidangnya untuk menguatkan jiwa kewirausahaan.
3. Agar mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang pengolaan usaha sesuai dengan bidangnya untuk menguatkan jiwa kewirausahaan.
C. Manfaat Magang Industri
1. Bagi Mahasiswa
a. Mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi di DU/DI sesuai dengan keahlian bidangnya.
b. Mendapatkan kesempatan untuk menerapkan dan memperluas keilmuan di bidang teknik mesin sebagai bekal menjadi guru SMK.
c. Mendapatkan pemaham tenteng pengelolaan usaha sesuai dengan bidnagnya untuk menguatkan jiwa kewirausahaan.
2. Bagi UST
a. Sebagai wahana untuk meningkatkan kerjasama da saling pengertian antara UST dengan DU/DI.
b. Sebagai wahana untuk meningkatkan kesesuaian kompetensi yang diajarkan dengan kebutuhan DU/DI.
3. Bagi Industri/ perusahaan
Sebagai wahana DU/DI untuk berperan serta terhadap peningkatan mutu pendidikan kejuruan . Sebagai wahana untuk mengenal potensi mahasiswa sebagai calon tenaga kerja jika DU/DI membutuhkan.
BAB II
Manajemen Industri
A. Sejarah Singkat Perusahaan
Bengkel 72 motor yang berlokasi di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 72 RT.01/RW. 17, Kentingan, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Merupakan suatu usaha jasa yang bergerak dibidang bengkel perbaikan kendaraan roda dua. Berdiri sejak 2018 dari tongkrongan komunitas sepeda motor lokal yang memiliki hobi otak-atik kendaraan roda dua dan dari obrolan ringan tersebut tercetus ide mendirikan bengkel.
Pada awalnya 72 Motor tempat perkumpulan komunitas motor honda CB selama beberapa tahun, seiring berjalannya waktu setelah mendapatkan pengalaman, 72 Motor mengembangkan usahanya dengan mendirikan bengkel yang bersebelahan dengan garasi 72 Motor. Karena sering melakukan pemeliharaan pada unit kendaraan roda dua milik anggota komunitas. Selain itu, banyak juga dari konsumen umum yang berdatangan untuk melakukan pemeliharaan pada motor. konsumen pengguna motor mengetahui hasil perbaikan memuaskan, membuat semakin bertambahnya pelangan yang datang ke 72 Motor. Akhirnya memutuskan untuk memperkerjakan 1 orang yang bertugas sebagai Mekanik.
B. Lokasi Perusahaan
1. Lokasi Bengkel 72 Motor
Gambar 1 : lokasi Bengkel 72 Motor
(sumber : google maps)
C. Lay Out Bengkel
Secara keseluruhan area bengkel seluas 60 M2 dengan pembagian area sebagai berikut.
Keterangan :
a. Ruang perkakas dan suku cadang kendaraan
b. Administrasi
c. Ruang tunggu
d. Ruang kerja
e. Toilet
D. Ruang Lingkup Manajemen
1. Struktur Organisasi Bengkel 72 Motor
Berikut ini tampilan struktur organisasi bengkel 72 motor
Gambar 2: Struktur Organisasi 72 Motor
2. Deskripsi Tugas
Tugas-Tugas dari pegawai yang termasuk dalam struktur organisasi di bengkel Ragil Transport dan Bengkel adalah sebagai berikut :
a. Kepala bengkel
Adapun tugas dan wewenang kepala bengkel adalah sebagai berikut:
1) Membuat rencana kerja.
2) Menilai kerja staff bengkel secara keseluruhan.
3) Mengatur pengadaan dan penggunaan alat secara optimal.
4) Mengatur kendaraan pelanggan.
b. Administrasi
Tugas-tugas admistrasi sebagai berikut :
1) Melakukan kegiatan admistrasi perusahaan.
2) Mengatur kebutuhan dan mengelola perusahaan.
c. Mekanik Engine
Tugas-tugas mekanik Engine adalah sebagai berikut:
1) Mengerjakan perkejaan yang telah tertera di work order.
2) Menjaga kebersihan kendaraan pelanggan.
3) Menjaga kebersihan alat.
d. Ketenagakerjaan
Untuk menjamin kualitas hasil kerja yang maksimal, bengkel memperkerjakan tenaga kerja yang sudah berpengalaman dan sesuai dengan pekerjaan yang akan di tentukan.
3. Tata Tertib Karyawan
Untuk kedisiplinan dan ketertiban semua pegawai maka di buat peraturan sebagai berikut:
a. Jam kerja karyawan mulai hari senin sampai dengan sabtu, pukul 08:00 s/d 17.00 WIB
b. Jam istirahat 12:00 s/d 13:00
c. Hari libur para pekerja pada hari minggu
d. Bila berhalangan hadir harus minta izin
e. Setiap karyawan harus mengikuti peraturan yang ada seperti menjaga kebersihan tempat kerja, kebersihan kedaraan pelanggan serta kebersihan peralatan yang di gunakan dalam memperbaiki kendaraan.
BAB III
KEGIATAN KETEKNIKAN
A. Waktu Pelaksanaan Magang Industri
Praktek industri dilaksanakan di bengkel 72 Motor kurang lebih 1 bulan, dimulai pada 25 juni sampai dengan 25 juli 2023. Mahasiswa masuk mengikuti jam kerja karyawan.
Adapun yang dikerjakan praktikum pada saat melaksanakan praktik industri yaitu:
1. Membantu memperbaiki sistem kelistrikan sepert lampu, relay lampu, klakson, dan sistem starter.
2. Membantu service sistem pengkabutan bahan bakar pada karburator, tune Up, dan service radiator.
3. Membantu penggantian kampas rem dan penyetelan rem.
4. Mengganti oli mesin, oli shock, dan pelumas kom stir kemudi.
5. Membantu penggantian komponen mesin seperti piston dan sistem koping.
Di dalam bengkel 72 motor sebelum dan sesudah bekerja karyawan harus membersihkan tempat kerja, karena tempat kerja adalah kewajiban karyawan untuk beranggung jawab dari mekanik itu sendiri karena kebersihan ini juga mendukung kenyamanan dlam bekerja. Apabila setelah selesai bekerja mekanik juga akan menyimpan kembali alat-alat atau kunci ke toll box tempatnya semula dan memeriksa kelengkapan alat dan kuncinya.
B. Kegiatan Harian Magang Industri
Berikut narasi kegiatan selama magang industri:
Selama magang industri ini berlangsung, mahasiswa banyak mendapatkan berbagai aktivitas yang dilaksanakan di Bengkel 72 Motor, dari berbagai jenis aktivitas tersebut terdapat jenis kegiatan yang bersifat rutin yang di lakukan oleh mahasiswa selama melaksanakan Magang Industri. Selama pelaksanaan Magang Industri di lakukan, mahasiswa memiliki beberapa kegiatan rutin. Adapun kegiatan rutin mahasiswa setiap hari nya diantara lain :
a. Setiap pagi semua karyawan dan mahasiswa membersihkan lingkungan kerja. Hal ini tentunya dilakukan agar lingkungan kerja senantiasa bersih dan membuat tamu merasa nyaman.
b. Kemudian di lanjutkan mempersiapkan alat alat kerja dan keselamatan kerja tidak lupa juga berdoa sebelum mulai pekerjaan.
c. Sebelum pulang karyawan dan mahasiswa juga membersihkan lingkungan kerja dan menyimpan kembali semua peralatan yang setelah digunakan. Menyimpan dan membersihkan kembali barang serta lingkungan kerja sangat penting, selain menjaga kebersihan juga sebuah bentuk tanggung jawab yaitu dengan menyimpan kembali barang yang telah digunakan.
Pada magang industri ini, setiap harinya mahasiswa diberikan tugas untuk membantu mekanik dalam melakukan pekerjaan. Kepala mekanik akan memberikan pekerjaan tersendiri bagi mahasiswa yang dirasa sudah mampu melakukan pekerjaan secara mandiri denagan tetap dalam pengawasan dan bimbingan kepala mekanik ataupun mekanik. Dengan adanya hal ini, tentunya mahasiswa mendapatkan banyak ilmu baru dan pengalaman baru. Diharapkan kedepannya, mahasiswa dapat mengembangkan lebih banyak lagi keterampilan yang dimiliki.
Selain pekerjaan rutin yang dilakukan, mahasiswa juga melakukan kegiatan keteknikan yang berada di Bengkel 72 Motor adapun pekerjaan yang dilakukan mahasiswa saat magang industri di Bengkel 72 Motor sebagai berikut :
a. Melakukan tune up kendaraan berdasarkan servis order yang diminta oleh konsumen. Mahasiswa membantu mekanik melakukan tune up.
b. Melakukan pemeriksaan sistem pengereman, mahasiswa membantu melakukan pemeriksaan pengereman, pemeriksaan pengereman meliputi pemeriksaan kampas rem, penggantian kampas rem dan penyetelan sistem pengereman.
c. Melakukan penggantian filter oli mahasiswa melakukan penggantian filter oli sebanyak 7 kali.
d. Melakukan penggantian oli mesin, mahasiswa melakukan penggantian oli mesin sebanyak 14 kali.
e. Melakukan pemeriksaan dan berbaikan sistem kaki-kaki kendaraan, mahasiswa membantu melakukan pemeriksaan dan perbaikan sistem kaki- kaki sebanyak 3 kali. Pekerjaan yang di kerjakan mahasiswa meliputi pengantian suspensi dan pengantian bearing pada as roda.
f. Melakukan perawatan pompa bahan bakar. Pekerjaan ini meliputi pemeriksaan body dan filter pada pompa bahan bakar, mahasiswa melakukan pekerjaan tersebut sebanyak 4 kali.
g. Melakukan pengantian filter BBM. Mahasiswa membantu melakukan pengantian filter solar sebanyak 6 kali.
h. Melakukan carbon cleaner dan pemeriksaan celah busi. Mahasiswa melakukan pekerjaan sebanyak 9 kali, carbon cleaner bertujuan untuk membersihkan ruang bakar pada mesin bensin, pekerjaan carbon cleaner dibarengi dengan melakukan pemeriksaan celah busi.Kegiatan tersebut merupakan rekap kegiatan harian yang dilakukan selama kurang lebih 248 jam masa magang industri di Bengkel 72 Motor.
Selain kegiatan keteknikan mahasiswa juga melakukan kegiatan manajemen perbengkelan. Dimana mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan dan perencanaan perbengkelan,yang dapat diterapkan ketika mahasiswa berada di dunia industri nantinya.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Setelah menempuh magang industri yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan setengah di bengkel 72 Motor, penulis mendapatkan pengalaman di dunia industri dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang sering terjadi pada kendaraan. Banyak belajar tentang cara menangani dengan baik dan dengan waktu yang cepat tentunya. Penulis banyak mendapatkan ilmu dan masukan guna menunjang proses perkuliahan.
Dalam laporan ini penulis memberikan sedikit saran yang mungkin berguna untuk umum dan untuk pelaksanaan magang industi dimasa mendatang. Adapun saran yang ingin di sampaikan penulis sebagai berikut:
B. Saran
Setelah melakukan magang industri di bengkel Rizky Motor/TMC Standar Ngacir, selain mendapatkan pengalaman juga mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Penulis juga ingin menyampaikan saran khususnya untuk kegiatan magang industri ini sehingga bisa menjadi evaluasi untuk kedepannya. Berikut ini saran dari penulis diantaranya yaitu:
1. Bagi pihak kampus
a. Bagi staf dan karyawan tata usaha agar lebih meningkatkan pelayanan dan pengurusan magang industri.
b. Pengadaan dan penggunaan alat-alat agar lebih ditingkatkan lagi untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar.
2. Bagi pihak perusahaan
a. Kerja sama yang baik antara karyawan baik dari devisi maupun harus tetap di jaga dan di tingkatkan lagi.
b. Diharapkan pihak industri untuk memberikan bimbingan yang lebih kepada mahasiswa yang melakukan praktik agar dapat melaksanakan partik industri dengan baik dan dapat menambah pengetahuan bagi mahasiswa praktikan.
c. Pada saat melakukan pembongkaran, seharusnya dilakukan pengukuran pada setiap komponen, agar dapat mengetahui keausan komponen tersebut.
3. Bagi pihak mahasiswa
a. Segala tugas atau pekerjaan yang diberikan pembimbing industri atau dosen pembimbing sebaiknya dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
b. Peserta magang industri harus menjaga nama baik perusahaan, kampus dan diri kita sendiri.
c. Peserta magang industri harus tetap menjaga kerja sama yang baik dengan perusahaan yang sudah terjalin dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Praktik Industri. 2019. Buku Pedoman Pelaksanaan Magang Industri mahasiswa
Pendidikan Teknik Mesin UST (2019)
Langganan:
Postingan (Atom)