HALAMAN PENGESAHAN
Laporan Magang Industri ini disusun untuk memenuh persyaratan mencapai
gelar sarjana
Disetujui

Pada Tanggal:
Oleh:
|
Dosen Pembimbing |
|
Pembimbing Industri |
|
|
|
|
|
Ir. Drs. Suparmin, M.T. |
|
Nanda |
|
NIP. 195905071989031003 |
|
|
Mengetahui,
Kaprodi,
Ir.
Drs. Suparmin, M.T.
NIP. 195905071989031003
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan YME atas limpahan
rahmat yang diberikan sehingga dapat melaksanakan dan menyelesaikan kegiatan
Program Magang Industri
di Bengkel 72 Motor dengan tepat waktu dan lancar.
Selama kegiatan Magang Industri di masa pandemi
ini, kami mendapatkan bantuan dan
bimbingan dari beberapa pihak. Pada kesempatan kali ini kami ingin mengucapkan banyak terimakasih
kepada yang terhormat:
1.
Prof. H. Pardimin, M.Pd., P.hD.,
Selaku Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang telah memberikan
kesempatan dalam memperoleh Pendidikan di UST.
2. Drs. Ir. Suparmin, M. T.,
Selaku Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas
Sarjanawiyata Tamansiswa yang telah mengkoordinir pelaksanaan Magang Industri.
3. Drs. Ir. Suparmin, M. T., selaku Dosen Pembimbing magang Universitas Sarjanawiyata
Tamansiswa yang telah membimbing saat magang industri.
4.
Nanda
selaku kepala bengkel 72 Motor
5.
Mekanik
yang sudah banyak membantu hingga magang selesai.
6.
Kedua
orang tua terutama ibu yang selalu memberikan do’a restu serta dukungan dan
motivasi, tanpa dukunganmu ananda tidak ada apa-apanya.
7.
Serta
teman-teman mahasiswa PVTM seangkatan yang memotivasi.
8.
Semua
pihak yang membantu penyusunan yang tidak dapat disebutkan satu-persatu yang
telah banyak memberikan banyak dukungan moral ilmu maupun materil sehingga
magang industri serta penyusunan laporan magang dapat penyusub selesaikan
dengan lancar dan maksimal.
Kami
menyadari bahwa penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Karena itu,
kami harapkan adanya masukan baik saran maupun kritik yang bersfat membangun
dari semua pihak.
Yogyakarta, 5 Januari 2024
Ferri
Anggriawan
NIM :
2017006073
DAFTAR
ISI
a. Struktur Organisasi Bengkel 72 Motor
A. Waktu Pelaksanaan Magang Industri
B. Kegiatan Harian Magang Industri
Lampiran 1 : format surat permohonan tempat magang
Lampiran 2 : Forma lampiran surat ijin tempat magang industri
Lampiran 3 : Format surat tugas
Lampiran 4 : lampiran kesan dan rekomendasi
Lampiran 5 : Format penilaian dari industri
Lampiran 6 : format catatan harian
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Ilmu
pengetahuan dan teknologi
dilingkungan industri berkembang lebih cepat dibandingkan dunia pendidikan. Hal ini menyebabkan
kesenjangan antara keadaan yang
dipelajari didunia pendidikan dengan kemajuan industri. Permasalahan lain adalah persaingan untuk mendapatkan pekerjaan
yang semakin sulit dan semakin
kompetitifnya antar lulusan dalam memperoleh
pekerjaan. Melihat kedua permasalahan tersebut maka sebagai langkah atau cara untuk mengantisipasi hal tersebut
perlu adanya sebuah pemberian bekal pengalaman
nyata bagi para lulusan khususnya lulusan perguruan tinggi yang bergerak
dalam bidang pendidikan melalui Magang Industri. Magang Industri
adalah salah satu kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha dan dunia industri
yang masih relevan dengan kompetensi mahasiswa. Kegiatan tersebut memiliki
tujuan yaitu sebagian
implementasi dari program studi pendidikan teknik mesin di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Program Magang Industri ini secara umum
bertujuan untuk menjalin kerjasama antara Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dan Dunia Kerja/ Dunia Industri.
Dengan demikian, akan mendapatkan
lulusan mahasiswa yang terlatih kemandiriannya dan mahasiswa yang berpengalaman dalam bidang studinya
sebagai bekal untuk menjadi guru.
Untuk
pengembangan wawasan serta penerapan ilmu pengetahuan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (PVTM),
Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (FKIP), Universitas Sarjanawiyata
Tamansiswa (UST) diwajibkan untuk melaksanakan tugas Magang Industri dengan
nilai 5 (lima) satuan kredit
semester (SKS) sesuai
dengan progam studi
yang ditekuni. Magang
industri dilaksanakan mahasiswa pada semester 6 ke 7 dengan alokasi minimal
256 jam aktif dimana Magang Industri merupakan
syarat untuk memenuhi
kelengkapan gelar sarjana.
Persyaratan bagi mahasiswa yang akan
menempuh magang industri adalah telah menempuh
mata kuliah keteknikan minimal 75 sks, mencantumkan
mata kuliah magang industri pada Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester dan tahun akademik
yang berlaku, dan membayar biaya magang
industri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh industri sebagai
tempat dilaksanakannya magang industri adalah harus memiliki
manajemen dan struktur
organisasi yang memadai,
bidang usaha sesuai dengan konsentrasi keahlian mahasiswa,. Dalam pelaksanaan Magang industri ini, penulis melaksanakan magang industri di
Bengkel 72 Motor dan Bengkel yang Beralamat di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 72 RT.01/RW. 17,
Kentingan, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57126. Bengkel ini di pilih sebagai tempat Magang Industri karena bengkel ini berbentuk bergerak dalam bidang
perawatan dan perbaikan motor.
Setelah penulis melaksanakan kegiatan
Magang Industri yaitu mulai dari
tanggal 25 Juni sampai 25 juli 2023 di bengkel “72 Motor”, banyak
kompetensi yang dipelajari di bengkel tersebut. Kompetensi/ kemampuan yang dipelajari diantaranya ada tune up, service sistem rem, service sistem kopling, kelistrikan bodi serta masih banyak lagi kompetensi lain. Kompetensi tersebut
diperoleh karena banyaknya gejala dan penyebab
kerusakan yang sering dijumpai ketika pelaksanaan magang industri di bengkel.
B.
Tujuan Magang Industri
Tujuan Magang Industri
adalah
1. Agar Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung
dalam proses produksi di DU/DI sesuai dengan bidang masing-masing.
2.
Agar Mahasiswa mendapat kesempatan
untuk menerapkan dan memperluas keilmuan dibidang Teknik Otomotif sebagai bekal
menjadi guru SMK.
3. Agar Mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang
pengelolaan usaha sesuai dengan bidang masing-masing untuk menguatkan jiwa
kewirausahaan.
C.
Manfaat Magang Industri
1.
Bagi
Mahasiswa
1) Mendapatkan pengalaman langsung dalam proses
produksi di DU/DI sesuai dengan keahlian bidangnya.
2)
Mendapatkan kesempatan untuk
menerapkan dan memperluas keilmuan di bidang teknik mesin sebagai bekal menjadi
guru SMK.
3)
Mendapatkan pemaham tenteng pengelolaan usaha sesuai
dengan bidnagnya untuk menguatkan jiwa kewirausahaan.
2.
Bagi
UST
1)
Sebagai
wahana untuk meningkatkan kerjasama da saling pengertian antara UST dengan
DU/DI.
2)
Sebagai
wahana untuk meningkatkan kesesuaian kompetensi yang diajarkan dengan kebutuhan
DU/DI.
3.
Bagi
Industri/ perusahaan
Sebagai wahana DU/DI untuk berperan serta terhadap
peningkatan mutu pendidikan kejuruan
. Sebagai wahana untuk mengenal potensi mahasiswa sebagai calon tenaga kerja jika DU/DI membutuhkan.
BAB II
MANAJEMEN INDUSTRI
72
motor yang berlokasi di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 72 RT.01/RW. 17,
Kentingan, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Merupakan suatu
usaha jasa yang bergerak dibidang bengkel perbaikan kendaraan roda dua. Berdiri
sejak 2018 dari tongkrongan komunitas sepeda motor lokal yang memiliki hobi
otak-atik kendaraan roda dua dan dari obrolan ringan tersebut tercetus ide
mendirikan bengkel.
Pada
awalnya 72 Motor tempat perkumpulan komunitas motor honda CB selama beberapa
tahun, seiring berjalannya waktu setelah mendapatkan pengalaman, 72 Motor
mengembangkan usahanya dengan mendirikan bengkel yang bersebelahan dengan
garasi 72 Motor. Karena sering melakukan pemeliharaan pada unit kendaraan roda
dua milik anggota komunitas. Selain itu, banyak juga dari konsumen umum yang
berdatangan untuk melakukan pemeliharaan pada motor. konsumen pengguna motor
mengetahui hasil perbaikan memuaskan, membuat semakin bertambahnya pelangan
yang datang ke 72 Motor. Akhirnya memutuskan untuk memperkerjakan 1 orang yang
bertugas sebagai Mekanik.
a.
Lokasi Bengkel 72 Motor

Gambar 1 :
lokasi Bengkel 72 Motor
(sumber :
google maps)
b.
Lay Out Bengkel
Secara
keseluruhan area bengkel seluas 60 M2 dengan pembagian area sebagai
berikut.
![]()
![]()

![]()
![]()
![]()
![]()
![]()
![]()


Keterangan
:
1. Ruang perkakas dan suku cadang
kendaraan
2. Administrasi
3. Ruang tunggu
4. Ruang kerja
5. Toilet
a. Struktur Organisasi
Bengkel 72 Motor
Berikut ini tampilan
struktur organisasi bengkel 72 motor

Gambar 2:
Struktur Organisasi 72 Motor
Tugas-Tugas dari pegawai yang termasuk dalam struktur organisasi di bengkel Ragil Transport dan Bengkel adalah sebagai berikut
:
1)
Kepala bengkel
Adapun tugas dan wewenang kepala bengkel
adalah sebagai berikut:
a)
Membuat rencana kerja.
b)
Menilai kerja staff bengkel secara
keseluruhan.
c)
Mengatur pengadaan dan penggunaan alat secara optimal.
d)
Mengatur kendaraan pelanggan.
2)
Administrasi
Tugas-tugas admistrasi sebagai berikut :
a)
Melakukan kegiatan admistrasi perusahaan.
b)
Mengatur kebutuhan dan mengelola perusahaan.
3)
Mekanik Engine
Tugas-tugas mekanik
Engine adalah sebagai
berikut:
a)
Mengerjakan perkejaan yang telah tertera di work order.
b)
Menjaga kebersihan kendaraan pelanggan.
c)
Menjaga kebersihan alat.
4)
Ketenagakerjaan
Untuk menjamin kualitas
hasil kerja yang maksimal, bengkel
memperkerjakan tenaga kerja yang sudah
berpengalaman dan sesuai dengan pekerjaan yang akan di tentukan.
Untuk
kedisiplinan dan ketertiban semua pegawai maka di buat peraturan sebagai
berikut:
1) Jam kerja karyawan mulai hari senin sampai
dengan sabtu, pukul 08:00 s/d 17.00 WIB
2) Jam
istirahat 12:00 s/d 13:00
3) Hari libur para pekerja pada hari minggu
4) Bila berhalangan hadir harus minta izin
5) Setiap karyawan harus mengikuti peraturan
yang ada seperti menjaga kebersihan tempat kerja, kebersihan kedaraan pelanggan
serta kebersihan peralatan yang di gunakan dalam memperbaiki kendaraan.
BAB III
KEGIATAN KETEKNIKAN
A.
Waktu Pelaksanaan Magang
Industri
Praktek industri dilaksanakan di bengkel 72
Motor kurang lebih 1 bulan, dimulai pada 25 juni sampai dengan 25 juli 2023.
Mahasiswa masuk mengikuti jam kerja karyawan.
Adapun yang dikerjakan praktikum pada saat
melaksanakan praktik industri yaitu:
a.
Membantu memperbaiki sistem kelistrikan sepert lampu,
relay lampu, klakson, dan sistem starter.
b.
Membantu service sistem pengkabutan bahan bakar pada
karburator, tune Up, dan service radiator.
c.
Membantu penggantian kampas rem dan penyetelan rem.
d.
Mengganti oli mesin, oli shock, dan pelumas kom stir
kemudi.
e.
Membantu penggantian komponen mesin seperti piston dan
sistem koping.
Di dalam bengkel 72 motor sebelum dan sesudah
bekerja karyawan harus membersihkan tempat kerja, karena tempat kerja adalah
kewajiban karyawan untuk beranggung jawab dari mekanik itu sendiri karena
kebersihan ini juga mendukung kenyamanan dlam bekerja. Apabila setelah selesai
bekerja mekanik juga akan menyimpan kembali alat-alat atau kunci ke toll box
tempatnya semula dan memeriksa kelengkapan alat dan kuncinya.
B.
Kegiatan Harian Magang Industri
Berikut narasi kegiatan selama magang industri:
Selama magang industri ini berlangsung, mahasiswa banyak
mendapatkan berbagai aktivitas yang dilaksanakan di Bengkel 72 Motor, dari
berbagai jenis aktivitas tersebut terdapat jenis kegiatan yang bersifat rutin
yang di lakukan oleh mahasiswa selama melaksanakan Magang Industri. Selama
pelaksanaan Magang Industri di lakukan, mahasiswa memiliki beberapa
kegiatan rutin. Adapun
kegiatan rutin mahasiswa setiap hari nya diantara lain :
1.
Setiap pagi semua karyawan dan
mahasiswa membersihkan lingkungan kerja.
Hal ini tentunya dilakukan agar lingkungan kerja senantiasa bersih dan membuat tamu merasa nyaman.
2.
Kemudian di lanjutkan mempersiapkan
alat alat kerja dan keselamatan kerja tidak lupa juga berdoa sebelum
mulai pekerjaan.
3.
Sebelum pulang karyawan dan
mahasiswa juga membersihkan lingkungan kerja
dan menyimpan kembali semua peralatan yang setelah digunakan. Menyimpan
dan membersihkan kembali
barang serta lingkungan kerja sangat
penting, selain menjaga kebersihan juga sebuah bentuk tanggung jawab yaitu dengan menyimpan kembali
barang yang telah digunakan.
Pada magang industri ini, setiap
harinya mahasiswa diberikan tugas untuk membantu mekanik
dalam melakukan pekerjaan. Kepala mekanik akan memberikan
pekerjaan tersendiri bagi mahasiswa yang dirasa sudah mampu melakukan pekerjaan secara mandiri denagan
tetap dalam pengawasan dan bimbingan kepala
mekanik ataupun mekanik. Dengan adanya hal ini, tentunya mahasiswa mendapatkan banyak ilmu baru dan pengalaman baru.
Diharapkan kedepannya, mahasiswa
dapat mengembangkan lebih banyak lagi keterampilan yang dimiliki.
Selain
pekerjaan rutin yang dilakukan, mahasiswa
juga melakukan kegiatan keteknikan yang berada di Bengkel
72 Motor adapun pekerjaan yang dilakukan mahasiswa saat magang industri di Bengkel
72 Motor sebagai berikut
:
1.
Melakukan tune up kendaraan
berdasarkan servis order yang diminta oleh konsumen. Mahasiswa membantu mekanik melakukan tune up.
2.
Melakukan pemeriksaan sistem pengereman, mahasiswa membantu melakukan pemeriksaan pengereman,
pemeriksaan pengereman meliputi pemeriksaan
kampas rem, penggantian kampas rem dan penyetelan sistem pengereman.
3.
Melakukan penggantian filter oli
mahasiswa melakukan penggantian filter oli sebanyak 7 kali.
4.
Melakukan penggantian oli mesin,
mahasiswa melakukan penggantian oli mesin sebanyak 14 kali.
5.
Melakukan pemeriksaan dan berbaikan
sistem kaki-kaki kendaraan, mahasiswa membantu melakukan pemeriksaan dan perbaikan sistem
kaki- kaki sebanyak 3 kali. Pekerjaan yang di kerjakan
mahasiswa meliputi pengantian suspensi dan
pengantian bearing pada as roda.
6.
Melakukan perawatan pompa bahan bakar. Pekerjaan
ini meliputi pemeriksaan body dan filter pada pompa bahan bakar, mahasiswa melakukan
pekerjaan tersebut sebanyak 4
kali.
7.
Melakukan pengantian filter BBM. Mahasiswa
membantu melakukan pengantian filter solar sebanyak
6 kali.
8.
Melakukan carbon cleaner dan pemeriksaan celah busi. Mahasiswa
melakukan pekerjaan sebanyak
9 kali, carbon cleaner bertujuan
untuk membersihkan ruang
bakar pada mesin bensin, pekerjaan carbon cleaner dibarengi dengan
melakukan pemeriksaan celah busi.
Kegiatan tersebut merupakan rekap
kegiatan harian yang dilakukan selama kurang
lebih 248 jam masa magang industri di Bengkel 72 Motor.
Selain
kegiatan keteknikan mahasiswa
juga melakukan kegiatan
manajemen perbengkelan. Dimana mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan dan perencanaan perbengkelan,yang dapat diterapkan ketika mahasiswa berada di dunia industri nantinya.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
Setelah
melaksanakan Magang Industri
di Bengkel 72 Motor, penulis mendapatkan banyak masukan dan ilmu yang berguna untuk menunjang proses
perkuliahan. Namun banyak juga yang harus mendapatkan
catatan penting guna terwujud pembangunan menuju perbaikan untuk kita semua.
Dalam laporan laporan ini, penulis
memberikan sedikit saran -saran yang mungkin
berguna untuk umum dan untuk pelaksanaan Magang Industri di masa mendatang yang lebih baik.
Adapun saran - saran yang ingin penulis sampaikan yaitu sebagai berikut:
1. Saran untuk Universitas
a.
Penulis berharap hubungan yang
selama ini telah terjalin denganbaik agar
ditingkatkan, sehingga ada kesamaan antara dunia Pendidikan dan dunia Industri.
b.
Sebelum melaksanakan magang
inidustri akan lebih baiknya apabila dari mahasiswa
sudah diberitahukan dosen pembimbing untuk
pelaksanaan magang industri ini agar tidak adanya kesalahpahaman antara
dosen dan mahasiwa MI.
c.
Diharapkan dosen pembimbing mengantar
dan menyerahkan mahasiswa ke bengkel dan setidak nya
seminggu sekali melakukan pengawasan atau mengontrol mahisiswa
yang sedang MI dengan datang
ke bengkel.
2. Saran untuk Industri:
a.
Mampu untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan
kerjasama dengan dunia Pendidikan yang telah terjalin
sebagai bentuk pengabdian masyarakat.
b.
Dalam upaya improvement maka
diperlukan suatu apresiasi tinggi agar karyawan termotivasi untuk selalu melakukan
peningkatan perbaikan atau improvisasi.
c.
Pelaksanaan 5R (Ringkas, Rapi,
Resik, Rawat, Rajin) dalam sebuah industri harus tetap dilaksanakan secara stabil untuk mendukung kegiatan
di dalam industri.
a.
Dapat lebih mempersiapkan segala
sesuatunya baik sebelum Magang Industri, pada saat pelaksanaan Magang Industri, maupun setelah Pelaksanaan Magang industri.
b. Lakukan Magang
Industri dengan lebih serius.
c.
Dapat menerapkan ilmu dan
pengalaman yang diperoleh pada saat melaksanakan Magang
Industri dalam kehidupan sehari-hari.
d.
Sikap kerja, etos kerja dan keselamatan kerja harus dilaksanakan secara maksimal dan
sungguh-sungguh sebagai wujud kredabilitas mahasiswa.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Praktik Industri.
2019. Buku Pedoman Pelaksanaan Magang Industri Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UST (2019)
LAMPIRAN
Lampiran 1 : format surat permohonan tempat magang

Lampiran 2 : Forma lampiran surat ijin tempat magang industri

Lampiran 3 : Format surat tugas

Lampiran 4 : lampiran kesan dan rekomendasi

Lampiran 5 : Format penilaian dari industri

Lampiran 6 : format catatan harian


|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|







