Total Tayangan Halaman

Jumat, 10 Mei 2024

Laporan Magang Industri

 

HALAMAN PENGESAHAN

 

Laporan Magang Industri ini disusun untuk memenuh persyaratan mencapai gelar sarjana

 

Disetujui

Pada Tanggal:

Oleh:

 

Dosen Pembimbing

 

Pembimbing Industri

 

 

 

 

 

 

Ir. Drs. Suparmin, M.T.

 

Nanda

NIP. 195905071989031003

 

 

 

 

 

 

 

Mengetahui,

Kaprodi,

 

 

 

 

Ir. Drs. Suparmin, M.T.

NIP. 195905071989031003

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kehadirat Tuhan YME atas limpahan rahmat yang diberikan sehingga dapat melaksanakan dan menyelesaikan kegiatan Program Magang Industri di Bengkel 72 Motor dengan tepat waktu dan lancar.

Selama kegiatan Magang Industri di masa pandemi ini, kami mendapatkan bantuan dan bimbingan dari beberapa pihak. Pada kesempatan kali ini kami ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada yang terhormat:

1.     Prof. H. Pardimin, M.Pd., P.hD., Selaku Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang telah memberikan kesempatan dalam memperoleh Pendidikan di UST.

2.     Drs. Ir. Suparmin, M. T., Selaku Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang telah mengkoordinir pelaksanaan Magang  Industri.

3.     Drs. Ir. Suparmin, M. T.,  selaku Dosen Pembimbing magang Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang telah membimbing saat magang industri.

4.     Nanda selaku kepala bengkel 72 Motor

5.     Mekanik yang sudah banyak membantu hingga magang selesai.

6.     Kedua orang tua terutama ibu yang selalu memberikan do’a restu serta dukungan dan motivasi, tanpa dukunganmu ananda tidak ada apa-apanya.

7.     Serta teman-teman mahasiswa PVTM seangkatan yang memotivasi.

8.     Semua pihak yang membantu penyusunan yang tidak dapat disebutkan satu-persatu yang telah banyak memberikan banyak dukungan moral ilmu maupun materil sehingga magang industri serta penyusunan laporan magang dapat penyusub selesaikan dengan lancar dan maksimal.

Kami menyadari bahwa penulisan laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Karena itu, kami harapkan adanya masukan baik saran maupun kritik yang bersfat membangun dari semua pihak.

 

Yogyakarta, 5 Januari 2024

 

Ferri Anggriawan

NIM : 2017006073

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN.. i

KATA PENGANTAR.. ii

DAFTAR ISI iv

BAB 1. 1

PENDAHULUAN.. 1

A.     Latar Belakang Masalah. 1

B.     Tujuan Magang Industri 2

C.     Manfaat Magang Industri 3

BAB II 4

MANAJEMEN INDUSTRI 4

A.     Sejarah Singkat Perusahaan. 4

B.     Lokasi Perusahaan. 4

a.      Lokasi Bengkel 72 Motor. 4

b.     Lay Out Bengkel 6

C.     Ruang Lingkup Manajemen. 6

a.      Struktur Organisasi Bengkel 72 Motor. 6

b.     Deskripsi Tugas 7

c.      Tata Tertib Karyawan. 8

BAB III 9

KEGIATAN KETEKNIKAN.. 9

A.     Waktu Pelaksanaan Magang Industri 9

B.     Kegiatan Harian Magang Industri 9

BAB IV.. 12

KESIMPULAN DAN SARAN.. 12

A.     KESIMPULAN.. 12

B.     SARAN.. 12

DAFTAR PUSTAKA.. 14

LAMPIRAN.. 15

Lampiran 1    : format surat permohonan tempat magang. 15

Lampiran 2    : Forma lampiran surat ijin tempat magang industri 16

Lampiran 3    : Format surat tugas 17

Lampiran 4    : lampiran kesan dan rekomendasi 18

Lampiran 5    : Format penilaian dari industri 19

Lampiran 6    : format catatan harian. 20

Lampiran 7    : Dokumentasi 22

 

 


BAB 1

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Ilmu pengetahuan dan teknologi dilingkungan industri berkembang lebih cepat dibandingkan dunia pendidikan. Hal ini menyebabkan kesenjangan antara keadaan yang dipelajari didunia pendidikan dengan kemajuan industri. Permasalahan lain adalah persaingan untuk mendapatkan pekerjaan yang semakin sulit dan semakin kompetitifnya antar lulusan dalam memperoleh pekerjaan. Melihat kedua permasalahan tersebut maka sebagai langkah atau cara untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya sebuah pemberian bekal pengalaman nyata bagi para lulusan khususnya lulusan perguruan tinggi yang bergerak dalam bidang pendidikan melalui Magang Industri. Magang Industri adalah salah satu kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha dan dunia industri yang masih relevan dengan kompetensi mahasiswa. Kegiatan tersebut memiliki tujuan yaitu sebagian implementasi dari program studi pendidikan teknik mesin di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Program Magang Industri ini secara umum bertujuan untuk menjalin kerjasama antara Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa dan Dunia Kerja/ Dunia Industri. Dengan demikian, akan mendapatkan lulusan mahasiswa yang terlatih kemandiriannya dan mahasiswa yang berpengalaman dalam bidang studinya sebagai bekal untuk menjadi guru.

Untuk pengembangan wawasan serta penerapan ilmu pengetahuan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (PVTM), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) diwajibkan untuk melaksanakan tugas Magang Industri dengan nilai 5 (lima) satuan kredit semester (SKS) sesuai dengan progam studi yang ditekuni. Magang industri dilaksanakan mahasiswa pada semester 6 ke 7 dengan alokasi minimal 256 jam aktif dimana Magang Industri merupakan syarat untuk memenuhi kelengkapan gelar sarjana.

Persyaratan bagi mahasiswa yang akan menempuh magang industri adalah telah menempuh mata kuliah keteknikan minimal 75 sks, mencantumkan mata kuliah magang industri pada Kartu Rencana Studi (KRS) pada semester dan tahun akademik yang berlaku, dan membayar biaya magang industri sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh industri sebagai tempat dilaksanakannya magang industri adalah harus memiliki manajemen dan struktur organisasi yang memadai, bidang usaha sesuai dengan konsentrasi keahlian mahasiswa,. Dalam pelaksanaan Magang industri ini, penulis melaksanakan magang industri di Bengkel 72 Motor dan Bengkel yang Beralamat di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 72 RT.01/RW. 17, Kentingan, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57126. Bengkel ini di pilih sebagai tempat Magang Industri karena bengkel ini berbentuk bergerak dalam bidang perawatan dan perbaikan motor.

Setelah penulis melaksanakan kegiatan Magang Industri yaitu mulai dari tanggal 25 Juni sampai 25 juli 2023 di bengkel 72 Motor”, banyak kompetensi yang dipelajari di bengkel tersebut. Kompetensi/ kemampuan yang dipelajari diantaranya ada tune up, service sistem rem, service sistem kopling, kelistrikan bodi serta masih banyak lagi kompetensi lain. Kompetensi tersebut diperoleh karena banyaknya gejala dan penyebab kerusakan yang sering dijumpai ketika pelaksanaan magang industri di bengkel.

 

B.    Tujuan Magang Industri

Tujuan Magang Industri adalah

1.     Agar Mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi di DU/DI sesuai dengan bidang masing-masing.

2.     Agar Mahasiswa mendapat kesempatan untuk menerapkan dan memperluas keilmuan dibidang Teknik Otomotif sebagai bekal menjadi guru SMK.

3.     Agar Mahasiswa mendapatkan pemahaman tentang pengelolaan usaha sesuai dengan bidang masing-masing untuk menguatkan jiwa kewirausahaan.

 

C.    Manfaat Magang Industri

1.     Bagi Mahasiswa

1)     Mendapatkan pengalaman langsung dalam proses produksi di DU/DI sesuai dengan keahlian bidangnya.

2)     Mendapatkan kesempatan untuk menerapkan dan memperluas keilmuan di bidang teknik mesin sebagai bekal menjadi guru SMK.

3)     Mendapatkan pemaham tenteng pengelolaan usaha sesuai dengan bidnagnya untuk menguatkan jiwa kewirausahaan.

2.     Bagi UST

1)     Sebagai wahana untuk meningkatkan kerjasama da saling pengertian antara UST dengan DU/DI.

2)     Sebagai wahana untuk meningkatkan kesesuaian kompetensi yang diajarkan dengan kebutuhan DU/DI.

3.     Bagi Industri/ perusahaan

Sebagai wahana DU/DI untuk berperan serta terhadap peningkatan mutu pendidikan kejuruan . Sebagai wahana untuk mengenal potensi mahasiswa sebagai calon tenaga kerja jika DU/DI membutuhkan.

 

 

 

BAB II

MANAJEMEN INDUSTRI

Sejarah Singkat Perusahaan

72 motor yang berlokasi di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 72 RT.01/RW. 17, Kentingan, Jebres, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Merupakan suatu usaha jasa yang bergerak dibidang bengkel perbaikan kendaraan roda dua. Berdiri sejak 2018 dari tongkrongan komunitas sepeda motor lokal yang memiliki hobi otak-atik kendaraan roda dua dan dari obrolan ringan tersebut tercetus ide mendirikan bengkel.

Pada awalnya 72 Motor tempat perkumpulan komunitas motor honda CB selama beberapa tahun, seiring berjalannya waktu setelah mendapatkan pengalaman, 72 Motor mengembangkan usahanya dengan mendirikan bengkel yang bersebelahan dengan garasi 72 Motor. Karena sering melakukan pemeliharaan pada unit kendaraan roda dua milik anggota komunitas. Selain itu, banyak juga dari konsumen umum yang berdatangan untuk melakukan pemeliharaan pada motor. konsumen pengguna motor mengetahui hasil perbaikan memuaskan, membuat semakin bertambahnya pelangan yang datang ke 72 Motor. Akhirnya memutuskan untuk memperkerjakan 1 orang yang bertugas sebagai Mekanik. 

Lokasi Perusahaan

a.     Lokasi Bengkel 72 Motor

Gambar 1 : lokasi Bengkel 72 Motor

(sumber : google maps)

 

 

 

 

 

 

 

b.     Lay Out Bengkel

Secara keseluruhan area bengkel seluas 60 M2 dengan pembagian area sebagai berikut.

Text Box: 5Text Box: 1Text Box: 1Text Box: 2Text Box: 3Text Box: 4

Keterangan :

1.     Ruang perkakas dan suku cadang kendaraan

2.     Administrasi

3.     Ruang tunggu

4.     Ruang kerja

5.     Toilet

A.    Ruang Lingkup Manajemen

a.     Struktur Organisasi Bengkel 72 Motor

Berikut ini tampilan struktur organisasi bengkel 72 motor

 

 

 

 


Gambar 2: Struktur Organisasi 72 Motor

b.     Deskripsi Tugas

Tugas-Tugas dari pegawai yang termasuk dalam struktur organisasi di bengkel Ragil Transport dan Bengkel adalah sebagai berikut :

1)         Kepala bengkel

Adapun tugas dan wewenang kepala bengkel adalah sebagai berikut:

a)                        Membuat rencana kerja.

b)                        Menilai kerja staff bengkel secara keseluruhan.

c)                            Mengatur pengadaan dan penggunaan alat secara optimal.

d)                 Mengatur kendaraan pelanggan.

2)         Administrasi

Tugas-tugas admistrasi sebagai berikut :

a)                 Melakukan kegiatan admistrasi perusahaan.

b)                 Mengatur kebutuhan dan mengelola perusahaan.

3)                      Mekanik Engine

Tugas-tugas mekanik Engine adalah sebagai berikut:

a)                Mengerjakan perkejaan yang telah tertera di work order.

b)                 Menjaga kebersihan kendaraan pelanggan.

c)                 Menjaga kebersihan alat.

4)                          Ketenagakerjaan

Untuk menjamin kualitas hasil kerja yang maksimal, bengkel memperkerjakan tenaga kerja yang sudah berpengalaman dan sesuai dengan pekerjaan yang akan di tentukan.

 

c.      Tata Tertib Karyawan

Untuk kedisiplinan dan ketertiban semua pegawai maka di buat peraturan sebagai berikut:

1)    Jam kerja karyawan mulai hari senin sampai dengan sabtu, pukul 08:00 s/d 17.00 WIB

 2)   Jam istirahat 12:00 s/d 13:00

3)    Hari libur para pekerja pada hari minggu

4)    Bila berhalangan hadir harus minta izin

5)    Setiap karyawan harus mengikuti peraturan yang ada seperti menjaga kebersihan tempat kerja, kebersihan kedaraan pelanggan serta kebersihan peralatan yang di gunakan dalam memperbaiki kendaraan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KEGIATAN KETEKNIKAN

A.    Waktu Pelaksanaan Magang Industri

Praktek industri dilaksanakan di bengkel 72 Motor kurang lebih 1 bulan, dimulai pada 25 juni sampai dengan 25 juli 2023. Mahasiswa masuk mengikuti jam kerja karyawan.

Adapun yang dikerjakan praktikum pada saat melaksanakan praktik industri yaitu:

a.      Membantu memperbaiki sistem kelistrikan sepert lampu, relay lampu, klakson, dan sistem starter.

b.     Membantu service sistem pengkabutan bahan bakar pada karburator, tune Up, dan service radiator.

c.      Membantu penggantian kampas rem dan penyetelan rem.

d.     Mengganti oli mesin, oli shock, dan pelumas kom stir kemudi.

e.      Membantu penggantian komponen mesin seperti piston dan sistem koping.

Di dalam bengkel 72 motor sebelum dan sesudah bekerja karyawan harus membersihkan tempat kerja, karena tempat kerja adalah kewajiban karyawan untuk beranggung jawab dari mekanik itu sendiri karena kebersihan ini juga mendukung kenyamanan dlam bekerja. Apabila setelah selesai bekerja mekanik juga akan menyimpan kembali alat-alat atau kunci ke toll box tempatnya semula dan memeriksa kelengkapan alat dan kuncinya.

 

B.    Kegiatan Harian Magang Industri

Berikut narasi kegiatan selama magang industri:

        Selama magang industri ini berlangsung, mahasiswa banyak mendapatkan berbagai aktivitas yang dilaksanakan di Bengkel 72 Motor, dari berbagai jenis aktivitas tersebut terdapat jenis kegiatan yang bersifat rutin yang di lakukan oleh mahasiswa selama melaksanakan Magang Industri. Selama pelaksanaan Magang Industri di lakukan, mahasiswa memiliki beberapa kegiatan rutin. Adapun kegiatan rutin mahasiswa setiap hari nya diantara lain :

1.     Setiap pagi semua karyawan dan mahasiswa membersihkan lingkungan kerja. Hal ini tentunya dilakukan agar lingkungan kerja senantiasa bersih dan membuat tamu merasa nyaman.

2.     Kemudian di lanjutkan mempersiapkan alat alat kerja dan keselamatan kerja tidak lupa juga berdoa sebelum mulai pekerjaan.

3.     Sebelum pulang karyawan dan mahasiswa juga membersihkan lingkungan kerja dan menyimpan kembali semua peralatan yang setelah digunakan. Menyimpan dan membersihkan kembali barang serta lingkungan kerja sangat penting, selain menjaga kebersihan juga sebuah bentuk tanggung jawab yaitu dengan menyimpan kembali barang yang telah digunakan.

Pada magang industri ini, setiap harinya mahasiswa diberikan tugas untuk membantu mekanik dalam melakukan pekerjaan. Kepala mekanik akan memberikan pekerjaan tersendiri bagi mahasiswa yang dirasa sudah mampu melakukan pekerjaan secara mandiri denagan tetap dalam pengawasan dan bimbingan kepala mekanik ataupun mekanik. Dengan adanya hal ini, tentunya mahasiswa mendapatkan banyak ilmu baru dan pengalaman baru. Diharapkan kedepannya, mahasiswa dapat mengembangkan lebih banyak lagi keterampilan yang dimiliki.

Selain pekerjaan rutin yang dilakukan, mahasiswa juga melakukan kegiatan keteknikan yang berada di Bengkel 72 Motor adapun pekerjaan yang dilakukan mahasiswa saat magang industri di Bengkel 72 Motor sebagai berikut :

1.     Melakukan tune up kendaraan berdasarkan servis order yang diminta oleh konsumen. Mahasiswa membantu mekanik melakukan tune up.

2.     Melakukan pemeriksaan sistem pengereman, mahasiswa membantu melakukan pemeriksaan pengereman, pemeriksaan pengereman meliputi pemeriksaan kampas rem, penggantian kampas rem dan penyetelan sistem pengereman.

3.     Melakukan penggantian filter oli mahasiswa melakukan penggantian filter oli sebanyak 7 kali.

4.     Melakukan penggantian oli mesin, mahasiswa melakukan penggantian oli mesin sebanyak 14 kali.

5.     Melakukan pemeriksaan dan berbaikan sistem kaki-kaki kendaraan, mahasiswa membantu melakukan pemeriksaan dan perbaikan sistem kaki- kaki sebanyak 3 kali. Pekerjaan yang di kerjakan mahasiswa meliputi pengantian suspensi dan pengantian bearing pada as roda.

6.     Melakukan perawatan pompa bahan bakar. Pekerjaan ini meliputi pemeriksaan body dan filter pada pompa bahan bakar, mahasiswa melakukan pekerjaan tersebut sebanyak 4 kali.

7.     Melakukan pengantian filter BBM. Mahasiswa membantu melakukan pengantian filter solar sebanyak 6 kali.

8.     Melakukan carbon cleaner dan pemeriksaan celah busi. Mahasiswa melakukan pekerjaan sebanyak 9 kali, carbon cleaner bertujuan untuk membersihkan ruang bakar pada mesin bensin, pekerjaan carbon cleaner dibarengi dengan melakukan pemeriksaan celah busi.

Kegiatan tersebut merupakan rekap kegiatan harian yang dilakukan selama kurang lebih 248 jam masa magang industri di Bengkel 72 Motor.

Selain kegiatan keteknikan mahasiswa juga melakukan kegiatan manajemen perbengkelan. Dimana mahasiswa mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan dan perencanaan perbengkelan,yang dapat diterapkan ketika mahasiswa berada di dunia industri nantinya.

 

 

 

 

 

 

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Setelah melaksanakan Magang Industri di Bengkel 72 Motor, penulis mendapatkan banyak masukan dan ilmu yang berguna untuk menunjang proses perkuliahan. Namun banyak juga yang harus mendapatkan catatan penting guna terwujud pembangunan menuju perbaikan untuk kita semua.

Dalam laporan laporan ini, penulis memberikan sedikit saran -saran yang mungkin berguna untuk umum dan untuk pelaksanaan Magang Industri di masa mendatang yang lebih baik. Adapun saran - saran yang ingin penulis sampaikan yaitu sebagai berikut:

 

SARAN

1.     Saran untuk Universitas

a.      Penulis berharap hubungan yang selama ini telah terjalin denganbaik agar ditingkatkan, sehingga ada kesamaan antara dunia Pendidikan dan dunia Industri.

b.     Sebelum melaksanakan magang inidustri akan lebih baiknya apabila dari mahasiswa sudah diberitahukan dosen pembimbing untuk pelaksanaan magang industri ini agar tidak adanya kesalahpahaman antara dosen dan mahasiwa MI.

c.      Diharapkan dosen pembimbing mengantar dan menyerahkan mahasiswa ke bengkel dan setidak nya seminggu sekali melakukan pengawasan atau mengontrol mahisiswa yang sedang MI dengan datang ke bengkel.

2.     Saran untuk Industri:

 

a.      Mampu untuk mempertahankan dan meningkatkan hubungan kerjasama dengan dunia Pendidikan yang telah terjalin sebagai bentuk pengabdian masyarakat.

b.     Dalam upaya improvement maka diperlukan suatu apresiasi tinggi agar karyawan termotivasi untuk selalu melakukan peningkatan perbaikan atau improvisasi.

c.      Pelaksanaan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dalam sebuah industri harus tetap dilaksanakan secara stabil untuk mendukung kegiatan di dalam industri.

3.     Saran untuk Mahasiswa:

a.      Dapat lebih mempersiapkan segala sesuatunya baik sebelum Magang Industri, pada saat pelaksanaan Magang Industri, maupun setelah Pelaksanaan Magang industri.

b.     Lakukan Magang Industri dengan lebih serius.

c.      Dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh pada saat melaksanakan Magang Industri dalam kehidupan sehari-hari.

d.     Sikap kerja, etos kerja dan keselamatan kerja harus dilaksanakan secara maksimal dan sungguh-sungguh sebagai wujud kredabilitas mahasiswa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Tim Praktik Industri. 2019. Buku Pedoman Pelaksanaan Magang Industri Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UST (2019)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

Lampiran 1 : format surat permohonan tempat magang

 

 

 

 

Lampiran 2 : Forma lampiran surat ijin tempat magang industri

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 3             : Format surat tugas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 4               : lampiran kesan dan rekomendasi

 

 

Lampiran 5               : Format penilaian dari industri

 

 

 

Lampiran 6               : format catatan harian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 7               : Dokumentasi

 

 

 

 

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar